MAJALENGKA, LogayMedia.com — Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dan kalangan akademisi dalam mendukung arah pembangunan daerah yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat menyampaikan pernyataan terkait tantangan pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan tinggi di Kabupaten Majalengka.

Bupati Eman mengapresiasi capaian akademik para dosen, khususnya yang telah menyelesaikan pendidikan hingga jenjang doktoral (S3). Ia berharap para dosen tersebut terus meningkatkan kapasitas keilmuan melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat.

“Ini menjadi sebuah tantangan. Saya berharap para dosen yang sudah memenuhi syarat sampai S3 terus aktif berkontribusi dan berinteraksi dengan masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Majalengka tengah merancang sejumlah agenda strategis bersama berbagai pihak untuk menjadikan daerah memiliki pola pembangunan dan sistem pendidikan yang maju serta terintegrasi. Salah satu rencana adalah mengembangkan program kolaborasi dan pembelajaran dengan wilayah lain, termasuk melalui komunitas Majalengka di Jakarta. Program ini diharapkan menjadi sarana transfer pengetahuan, budaya kerja, dan kebiasaan positif.

“Kami ingin menarik contoh-contoh praktik baik, baik dari sisi budaya kerja, efisiensi, pemanfaatan teknologi, maupun pengembangan usaha, untuk diterapkan di Majalengka,” jelas Bupati Eman.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa arah pembangunan ke depan tetap mengedepankan keseimbangan antara pertumbuhan industri dan penguatan sektor pertanian. Menurutnya, industrialisasi tidak boleh mengabaikan keberlanjutan pertanian sebagai sektor fundamental di Majalengka.

“Kami ingin menjalankan industri yang maju tanpa melupakan sektor pertanian. Ini menjadi kunci. Jangan sampai kita terlalu fokus pada industri, sementara pertanian justru melemah,” tegasnya.

Bupati Eman menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan tersebut melalui kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat di kedua sektor.